H-7 Lebaran, Pemerintah Sudah Cairkan THR PNS Rp 16 Triliun

H-7 Lebaran, Pemerintah Sudah Cairkan THR PNS Rp 16 Triliun

Efishantsea.com, Pemerintahan sudah mencairkan THR PNS capai Rp 16,07 triliun sampai 5 Mei 2021. Angka itu baru terealisasi 52,17% dari peruntukan Rp 30,8 triliun.

Merilis account twitter Direktorat Jenderal Koleksi Kementerian Keuangan, realisasi itu terbagi dalam THR Karyawan ASN, TNI, Polri Rp 7,19 triliun, THR Karyawan Instansi Non Sistematis (LNS) dan Instansi Penayangan Khalayak Rp 62,1 miliar, dan Karyawan Non ASN LNS Rp 119,56 miliar. Keseluruhan THR yang sudah dibayar untuk PNS pusat capai Rp 7,37 triliun untuk 1,79 juta orang.

Pemerintahan sudah membayar THR pensiunan yang diteruskan lewat PT Taspen Rp 7,6 triliun dan PT Asabri Rp 1,1 triliun. THR ke pensiunan sudah cair 100% dan dibayar pada 30 April.

H-7 Lebaran,

“Sementara untuk ASN wilayah, proses pendistribusiannya mengikut peraturan pemda masing-masing,” begitu tercatat dalam informasi di account twitter itu, Kamis (6/5).

Pemerintahan memutuskan THR dan upah ke-13 PNS tahun sebesar upah dasar dan sokongan menempel seperti pada tahun kemarin. Ketentuan itu memacu tuntutan yang diperuntukkan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk penuhi janji membayar THR PNS secara penuh atau meliputi sokongan performa. Tuntutan ini sudah ditandatangani nyaris 20 ribu orang.

Menyikapi tuntutan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian minta PNS untuk selalu mengucapkan syukur atas peraturan THR sekarang ini. “PNS di pusat dan rekanan di wilayah harus mengucapkan syukur. Di tengah-tengah kontraksi keuangan yang berat, pemerintahan masih memberikan THR di luar sokongan performa,” tutur Tito dalam Permufakatan Rencana Pembangunan Nasional 2021, Selasa (4/5).

Tito memperbandingkannya dengan pembayaran THR karyawan swasta. Banyak beberapa perusahaan yang sekarang ini masih kesusahan untuk penuhi kewajibannya. Dia memperbandingkan dengan keadaan warga yang tidak bekerja karena terimbas wabah Covid-19.

“Mereka tidak bisa apa-apa, siapakah yang ingin kasih THR? Jadi tolonglah berikan pengertiannya, sukuri apa yang telah ada,” ucapnya.

Pemerintahan, menurut Tito, masih membayar THR PNS walau keuangan negara benar-benar tertekan sekarang ini. Abdi negara masih memperoleh upah ke-13 yang bakal dibayar pada Juni.

Tuntutan dengan judul “THR dan Upah ke-13 ASN 2021 Lebih Kecil dari UMR Jakarta: Balikkan Full Seperti Tahun 2019″ ini diawali oleh Romansyah H. Tuntutan ini diperuntukkan ke Presiden Joko Widodo, Sri Mulyani, dan Ketua dan Beberapa Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

Dalam tuntutan itu, Romansyah menerangkan, peraturan THR tahun ini berlainan dengan penyataan dan janji Sri Mulyani pada Agustus 2020. Waktu itu, menurutnya, Sri Mulyani menerangkan jika THR dan Upah ke-13 ASN Tahun 2021 akan dibayarkan sarat dengan sokongan performa seperti tahun 2019. “Kemenkeu tidak memberi argumen terang berkaitan perubahan bujet THR yang telah diputuskan pada tahun akhir 2020 itu. Mendadak berbeda peraturannya mendekati pencairan,” tutur Romansyah dalam tuntutan itu.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia