Intel siap garap teknologi fabrikasi 3nm

Meski saat ini Intel masih tertinggal dari para pesaingnya, namun mereka serius untuk menggarap teknologi fabrikasi 3nm.

Intel saat ini tertinggal dalam hal teknologi fabrikasi dibanding para pesaingnya. Mereka masih terjebak di teknologi fabrikasi 10nm, sementara para pesaingnya mulai akan pindah ke teknologi fabrikasi 5nm.

Namun, ini bukan berarti Intel tak ingin bersaing dengan para pesaing mereka. Malah, CEO Intel Pat Gelsinger dan SVP Pengembangan Teknologi Intel, Dr. Ann Kelleher, memaparkan rencana perusahaan untuk masa depan.

Ada beberapa hal menarik yang dimiliki arsitektur baru ini, salah satunya adalah dengan mengganti nama node manufakturnya. Jika yang dulunya mereka menyebut teknologi 10nm sebagai “Enhanced Superfin”, mereka saat ini lebih memilih menggunakan angka saja.

Memang, jika berbicara teknologi 10nm Intel, dalam segi kepadatan die, mereka tak kalah dari teknologi fabrikasi 7nm yang ada di pasaran saat ini. Namun, mereka ingin menunjukkan kemampuan aslinya.

Intel saat ini sedang merancang teknologi fabrikasi 4nm. Bahkan, dalam beberapa bocoran, Intel sudah mempersiapkan diri untuk merancang teknologi fabrikasi 3nm berbasis EUV dalam waktu dekat ini.

Bahkan, mereka pun sudah memiliki peta jalan untuk teknologi fabrikasi 3nm berbasis EUV yang akan menggunakan proses manufaktur berenergi tinggi untuk merampingkan pembuatan chip, dan “20A” untuk node angstrom.

Selanjutnya, mereka juga akan mempersiapkan simpul 18A yang diharapkan Intel untuk mulai diproduksi pada tahun 2025 untuk produk sekitar paruh kedua dekade ini. Meski terlihat agresif, namun Intel memiliki track record yang cukup baik untuk memenuhi kuota mereka.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia