Huawei Mate 50 bakal gunakan chipset Snapdragon 898 5G

Alasan utama mengapa Huawei P50 tidak mendukung 5G adalah larangan AS. Ini karena Huawei tidak dapat membeli komponen yang terkait 5G dari perusahaan AS.

Belum lama ini Huawei merilis ponsel seri P50. Ini memiliki dua versi, satu dengan chipset Snapdragon 888 dan versi lainnya menggunakan Kirin 9000. Sayangnya, tidak satu pun dari dua versi itu yang mendukung 5G, melainkan hanya 4G.

Dampaknya sudah terlihat di pasar. Setelah peluncuran seri Huawei P50, model lama yang mendukung 5G seperti Huawei Mate 30 dan Mate 40 mengalami kenaikan harga. Ini karena pengguna menganggap model lama dengan 5G lebih baik ketimbang hanya mendukung 4G pada seri P50.

Masalah ini tidak mudah untuk diselesaikan, tetapi bukan tidak mungkin untuk melewati batasan 5G. Dilansir dari Gizchina (7/8), menurut laporan terbaru, perusahaan asal Tiongkok tersebut akan dapat menyelesaikan masalah 5G pada 2022.

Alasan utama mengapa Huawei P50 tidak mendukung 5G adalah larangan AS. Ini karena Huawei tidak dapat membeli komponen yang terkait 5G dari perusahaan AS. Mereka bahkan tidak dapat membeli produk-produk ini dari perusahaan mana pun yang menggunakan teknologi AS. Di sinilah letak masalah utama Huawei.

Ada dua jenis gelombang perangkat 5G – Gelombang Akustik Permukaan (SAW) dan Gelombang Akustik Massal (BAW). Di antaranya, karena berbagai alasan seperti kinerja dan teknologi, BAW menjadi pilihan pertama untuk ponsel 5G. Data menunjukkan bahwa di pasar BAW, Broadcom Amerika Serikat (Broadcom, AVAGO) menyumbang 87% dari pasar global.

Selain itu, perusahaan semikonduktor AS lainnya, Qorvo, menyumbang 8% dari pangsa pasar itu. Artinya 95% pasar global BAW berasal dari perusahaan-perusahaan AS. Selain itu, SAW juga dimonopoli oleh AS dan Jepang. Perusahaan seperti Murata dan TDK memiliki pegangan yang kuat di pasar dengan hampir 70% pangsa pasar secara global.

Ini berarti teknologi utama filter inti pada chip frekuensi radio 5G berasal dari AS. Justru langkah inilah yang tidak dapat dilewati Huawei, yang mengarah pada kekurangan 5G dari seri Huawei P50.

Dari situasi saat ini, RF 5G sangat dimonopoli dan kawasan yang dimonopoli jelas menyalahgunakan kemajuannya. Namun, ada laporan bahwa Huawei dan industri Tiongkok bergerak lebih cepat dari yang diperkirakan. Menurut rantai pasokan Huawei, Mate 50 akan datang dengan chip Qualcomm Snapdragon 8989.

Pada kuartal kedua 2022, Huawei akan kembali ke bisnis ponsel 5G yang normal. Menurut rantai pasokan, akurasi berita ini mencapai 90%. Ini berarti Huawei akan segera mendapatkan chip RF 5G Tiongkok.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia