Foxconn bangun pabrik mobil listrik di AS dan Thailand

Di fasilitas AS, perusahaan tersebut akan membangun kendaraan untuk klien pabrikan mobil listrik termasuk Fisker.

Foxconn semakin serius dengan ambisi kendaraan listriknya. Perusahaan asal Taiwan ini mengatakan kepada investor selama panggilan pendapatan bahwa mereka berencana untuk membangun pabrik kendaraan listrik di Amerika Serikat dan Thailand pada 2022 dan mulai memproduksi kendaraan secara massal pada tahun berikutnya.

Ketua Liu Young-way mengatakan Foxconn juga dalam pembicaraan mengenai kemungkinan lokasi pabrik di Eropa. Di fasilitas AS, perusahaan tersebut akan membangun kendaraan untuk klien pabrikan mobil listrik termasuk Fisker.

Dilansir dari Engadget (13/8), kedua perusahaan itu menandatangani kesepakatan pada Mei, dan Foxconn berencana untuk membuat mobil listrik Fisker pada akhir 2023. Mereka bersama-sama berinvestasi dalam kendaraan Project Pear dan akan berbagi pendapatan darinya.

Foxconn sedang dalam diskusi dengan tiga negara bagian, termasuk Wisconsin untuk pabrik kendaraan listrik, sebagaimana dilaporkan oleh Nikkei. Awal tahun ini, Foxconn secara drastis mengurangi rencana untuk fasilitas yang ada di Wisconsin. Liu juga memberi tahu bahwa Foxconn dapat membuat kendaraan listrik di pabrik tersebut.

Pabrik Thailand direncanakan akan menjadi bagian dari joint venture Foxconn dengan konglomerat minyak dan gas PTT. Keduanya bekerja pada platform untuk kendaraan listrik dan produksi komponen. Liu mengatakan Foxconn berencana untuk membangun hingga 200.000 kendaraan listrik di pabrik itu setiap tahun.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia