Shang-Chi hanya ditayangkan di bioskop

Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings tidak akan dirilis di Disney+ secara bersamaan dengan rilis bioskop pada 3 September.

CEO Disney Bob Chapek baru saja mengonfirmasi film Marvel “Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings” hanya akan dirilis di bioskop pada 3 September mendatang. Film kedua dari Fase Empat Marvel Cinematic Universe ini tidak akan ditayangkan bersamaan di platform streaming Disney+ melalui Premium Access seperti Black Widow.

Dilansir dari ScreenRant (13/8), Chapek menjelaskan alasan ditiadakannya penayangan di Disney+ karena waktunya sudah terlambat. Perubahan di menit terakhir yang mungkin merujuk pada produksi film, membuatnya tidak bisa dialihkan ke rilis kombinasi teater dan Disney+.

Dengan demikian, Shang-Chi akan menjadi film MCU pertama yang mengikuti strategi rilis 45 hari setelah perilisan bioskop. Atau dengan kata lain, film baru akan ditayangkan di platform streaming atau video on demand setelah 45 hari penayangan di layar lebar. Ini adalah rencana yang baru-baru ini didiskusikan oleh Disney.

“Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings” akan menjadi tantangan baru bagi Disney sepanjang masa pandemi ini. Pasalnya, orang-orang masih belum sepenuhnya untuk pergi ke bioskop. Apalagi, adanya penutupan wilayah membuat beberapa teater harus tutup sementara.

Film ini harus berjuang sendiri lewat layar lebar dan jika berhasil, mungkin akan memengaruhi nasib industri ke depannya. Meski begitu, penggemar Marvel tidak perlu khawatir karena Shang-Chi pada akhirnya juga akan ditayangkan di platform streaming. Kemungkinan, film ini paling cepat akan dirilis di Disney+ pada 18 Oktober. Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak platform streaming tersebut.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia