TikTok luncurkan peraturan baru demi lindungi privasi

Perubahan peraturan baru di TikTok mengatur privasi serta kesejahteraan pengguna di bawah usia 16 tahun.

TikTok baru saja meluncurkan perubahan pengaturan bagi pengguna remaja di bawah usia 16 tahun. Perubahan ini mengatur privasi serta digital wellbeing untuk melindungi pengguna remaja.

Dikutip dari SlashGear (13/8), perubahan terbesar yang diumumkan melibatkan fitur Pesan Langsung atau Direct Message (DM). TikTok mengatakan, DM akan dinonaktifkan secara default bagi pengguna baru berusia 16-17 tahun. Untuk akun yang sudah ada, aplikasi akan mendorong pengguna untuk meninjau pengaturannya dan mengaktifkan fitur tersebut.

Selain itu, TikTok akan mulai menampilkan pilihan siapa saja yang diizinkan untuk melihat konten bagi pengguna di bawah usia 16 tahun. Perusahaan mengatakan, mulai sekarang pengguna dapat membuat keputusan ini pada setiap video yang hendak dipublikasikan. Namun, tidak jelas apakah ini hanya berlaku untuk pengguna di bawah 16 tahun saja atau pengguna secara umum.

Pembatasan juga diberikan kepada akun lain, di mana mereka tidak bisa mengunduh video dari akun milik pengguna di bawah usia 16 tahun. TikTok secara otomatis menonaktifkan fitur unduh pada pengguna di bawah usia tersebut secara permanen. Sementara mereka yang berusia 16-17 tahun, perlu mengaktifkan fitur unduh ini di pengaturan.

Terakhirk, perubahan juga mengatur screentime pengguna. Mereka yang berusia 13-15 tahun, tidak akan menerima push notification setelah pukul 9 malam. Sedangkan pengguna berusia 16-17 tahun, akan berhenti menerima notifikasi pada pukul 10 malam.

“Perubahan ini terus membangun komitmen berkelanjutan kami karena tidak ada garis akhir dalam hal melindungi keselamatan, privasi, dan kesejahteraan komunitas kami. Kami bekerja sama dengan remaja, organisasi komunitas, orang tua, dan kreator untuk berinovasi lebih lanjut dan kami bersemangat untuk berbagi lebih banyak lagi dalam beberapa bulan mendatang,” kata TikTok melalui blog di situs resminya.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia