Pembaruan desain Twitter dikritik sebabkan sakit mata

Perubahan desain yang baru saja Twitter hadirkan menuai kritik beberapa pengguna yang mengeluh sakit mata karena kontras warna yang terlalu tinggi.

Twitter menyesuaikan kembali kontras pada tombolnya, mengikuti keluhan para pengguna tentang pembaruan desain awal pekan ini. Beberapa pengguna memberikan umpan balik dan mengatakan mereka merasakan ketegangan mata, sakit kepala, dan mirain karena kontras visual yang lebih tinggi dalam tombol, tautan, dan font baru.

Seperti dilaporkan oleh The Verge (14/8), perubahan kontras termasuk tombol Follow yang berubah menjadi warna hitam jika pengguna tidak mengikuti suatu akun. Perubahan ini menyebabkan kebingungan bagi mereka yang terbiasa dengan sebaliknya.

“Kami membuat perubahan kontras pada semua tombol untuk membuatnya lebih mudah dilihat karena Anda memberitahu kami bahwa tampilan baru tidak nyaman bagi orang dengan kepekaan sensorik. Kami mendengarkan dan mengiterasi,” kata Twitter dalam cuitannya.

Namun seperti yang cenderung terjadi setiap kali situs populer mengubah desainnya, berbagai respon datang terhadap perubahan desain Twitter. Beberapa pengguna mungkin akan terbiasa dengan pembaruan dari waktu ke waktu. Namun bagi mereka yang mengatakan desain baru membuat mata sakit, perubahan tersebut menyoroti masalah umum dalam aksesibilitas online, yakni kurangnya pilihan.

Dalam artian, aksesibilitas yang diberikan bukanlah satu standar yang cocok untuk semua. Pembaruan dapat membuat desain lebih nyaman untuk satu orang, tapi tidak dengan orang lainnya. Bagi mereka yang memiliki penglihatan rendah atau buta warna, kontras tinggi sangat berguna. Namun bagi mereka yang sensitif dengan cahaya, dapat menyakitkan.

Solusi akhirnya adalah fleksibilitas, di mana pengguna dapat menyesuaikan desain dengan referensi penglihatannya. Twitter sekarang memiliki pilihan tersebut di menu aksesibilitas untuk mengatur peningkatan kontras warna, pengurangan motion, pengaturan tampilan terang atau gelap serta ukuran font.

Setidaknya adanya aksesibilitas ini dapat mengurangi sakit mata bagi pengguna yang mengeluhkan, sambil menunggu Twitter kembali meluncurkan perubahan secara universal.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia