Robot kapal bisa deteksi keadaan dasar laut

Selama uji coba berdurasi 2 jam, tim memetakan pembusukan dan reruntuhan kapal yang tenggelam, perahu motor, dan helikopter.

Angkatan Laut Inggris sedang menguji kapal robot yang dirancang untuk mensurvei perairan yang belum dipetakan sebagai bagian dari penyelidikan penggunaan kapal tanpa awak untuk operasi survei militer. Kapal yang bernama Otter Pro tersebut diuji di Danau Horsea di Defense Diving School, Portsmouth oleh tim Project Hecla Angkatan Laut dan menggunakan berbagai sensor untuk memetakan dasar danau.

Salah satu pencapaian Angkatan Laut Inggris adalah pemetaan perairannya yang luas di seluruh dunia. Ini adalah sesuatu yang menguntungkan karena telah memberikan pelaut grafik yang akurat. Masalahnya adalah bahwa laut tidak akan mudah dideteksi. Ada erosi konstan, pengendapan sedimen, gempa bumi, perubahan permukaan laut, dan pergeseran arus.

Untuk mengatasi masalah ini, Angkatan Laut negara itu mencari kapal yang dikendalikan dari jarak jauh dan otonom untuk mengambil beberapa beban kerja. Sebagai bagian dari ini, Otter Pro yang dibuat oleh RS Aqua Ltd dikerahkan di Danau Horsea seluas 7.000 meter persegi untuk mengumpulkan citra sonar dari air, dasar laut, dan objek di dasarnya.

Dilansir dari New Atlas (16/8), selama uji coba berdurasi 2 jam, tim memetakan pembusukan dan reruntuhan kapal yang tenggelam, perahu motor, dan helikopter, serta mendeteksi garis renang dan erosi dasar laut yang disebabkan oleh penyelam.

Uji coba itu sekarang akan beralih ke lingkungan yang lebih kompleks, di mana Otter Pro akan mendemonstrasikan pemrosesan data yang hampir real-time serta menguji echo sounder multibeam Norbit dan perangkat sonar lainnya.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia