Indosat Ooredoo bagikan beasiswa coding ke 39.000 developer

Melalui IDCamp, Indosat Ooredoo memberikan beasiswa bagi developer muda dalam bentuk modul pembelajaran intensif agar bisa bersaing dengan talenta digital global.

Indosat Ooredoo telah mengumumkan Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) 2021 beberapa waktu lalu. IDCamp merupakan wadah bagi generasi muda di Indonesia untuk menyalurkan bakat digital. Melalui program ini pula Indosat Ooredoo memberikan beasiswa bagi developer muda dalam bentuk modul pembelajaran intensif agar bisa bersaing dengan talenta digital global.

Hingga saat ini IDCamp telah memberikan lebih dari 39.000 beasiswa. Angkanya bahkan masih terus bertambah meski di tengah pandemi.

“Pada tahun ketiga penyelenggaraannya, IDCamp 2021 telah mencatatkan lebih dari 39 ribu peserta dan masih akan terus bertambah, di mana 28% diantaranya mengikuti alur belajar Front-End Web Developer. Hal tersebut sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan keterampilan pemrograman di dunia kerja, mengikuti transformasi digital besar-besaran yang juga terjadi di negara kita. Dengan semangat ketangguhan dan optimisme yang dibawa dalam perayaan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, kami percaya program ini telah berhasil memberikan manfaat bagi para pelajar, mahasiswa, dan pencari kerja yang mencari peluang tanpa batas di dunia yang semakin digital,” kata Steve Saerang, SVP–Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo.

IDCamp turut mendorong peserta untuk berkontribusi bagi kehidupan sosial. Dalam praktiknya, mereka ditantang untuk mengatasi masalah masyarakat di Indonesisa saat ini yang tengah dilanda pandemi. “Misalnya di lapangan pekerjaan, bikin aplikasi loker hingga aplikasi cari oksigen. Hal ini selalu dijadikan bahan tugas supaya bisa diaplikasikan secara real,” ujar Steve.

IDCamp pertama kali diluncurkan pada 2019 bekerja sama dengan Dicoding, Authorized Training Partner Google di Indonesia. Saat itu, IDCamp menawarkan tiga alur belajar dalam 2 tingkat kesulitan yang berbeda dan berhasil menarik minat 26,714 peserta di seluruh Indonesia. Pada tahun 2020, IDCamp mengalami peningkatan partisipasi hingga 42% dengan total 37.996 peserta di empat alur belajar. Tahun ini, IDCamp membuka tiga alur tambahan, dengan total tujuh alur belajar yang tersedia, yaitu Android Developer, Front-End Web Developer, iOS Developer, Machine Learning Developer, Back-End Developer, Multi Apps Platform, dan Snap AR Creator.

Sejak pertama kali diselenggarakan, IDCamp telah memberikan beasiswa kepada 103.821 developer muda, termasuk 22.517 perempuan dan 1.512 penyandang disabilitas. Rata-rata, 22,2% peserta adalah perempuan dan 1,5% adalah penyandang disabilitas. Dari sisi pendidikan, mayoritas peserta adalah lulusan SMA atau perguruan tinggi, baik yang sedang belajar, bekerja, maupun sedang mencari pekerjaan.

Jangkauan IDCamp 2021 juga semakin luas dengan 26,4% berasal dari luar Pulau Jawa, antara lain Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan bahkan luar negeri. Pesertanya sebagian besar terdiri dari anak muda berusia antara 18-25 tahun. Data ini menunjukkan bahwa generasi muda telah menyadari pentingnya menguasai keterampilan digital untuk memperluas peluang kerja mereka di masa depan.

Setelah menyelesaikan program, para peserta akan dibekali dengan keterampilan, sertifikasi, dan akses peningkatan karir yang dibantu oleh Indosat Ooredoo dan Dicoding.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia