3 peningkatan utama ini lengkapi fitur Galaxy Watch4 Series

Galaxy Watch4 Series hadir dengan 3 peningkatan utama, yaitu dari segi fitur kesehatan dan kebugaran, sistem operasi, dan konektivitas.

Samsung melakukan peningkatan besar pada generasi smartwatch terbarunya, yakni Galaxy Watch4 Series. Tidak lagi menggunakan TyzenOS, perusahaan kini menyematkan sistem operasi baru hasil kolaborasi dengan Google, WearOS powered by Samsung pada Galaxy Watch4 Series. Samsung juga memberikan fungsi monitor kesehatan dan kebugaran yang lebih dalam melalui fitur-fitur barunya. Apa sajakah itu? Berikut penjelasan lebih detail mengenai 3 peningkatan utama pada Galaxy Watch4 Series.

  • Fitur kesehatan dan kebugaran tubuh

Galaxy Watch4 Series hadir dengan pengukuran kesehatan dan kebugaran tubuh yang belum pernah ada sebelumnya, yakni Body Composition. Penting mengetahui informasi Body Composition yang terdiri dari pengukuran skeletal muscle, tingkat metabolisme basal, kadar air dan persentase lemak tubuh, untuk memberikan treatment yang tepat terkait kebugaran tubuh.

Dari segi kesehatan, pengguna Galaxy Watch4 Series juga kini bisa mengetahui lebih dalam lagi tentang kualitas tidur mereka. Ini berkat hadirnya pengukuran EKG, tekanan darah, dan kadar oksigen dalam darah yang bekerja selama pengguna tidur. Uniknya lagi, Sleep Analysis juga dilengkapi Snoring Detection yang mana dapat mendeteksi dengkuran pengguna.

Meluncur di tengah-tengah pandemi, Samsung tidak melupakan solusi yang dapat meningkatkan semangat olahraga pengguna. Galaxy Watch4 Series mendukung Group Challenges melalui aplikasi Samsung Health, untuk dapat memonitor olahraga pengguna bersama teman-teman yang bergabung dalam grup.

Sistem operasi adalah hal utama yang paling membedakan Galaxy Watch4 Series dengan seri Galaxy Watch lainnya. Perangkat ini menggunakan WearOS powered by Samsung, yang menggabungkan sistem operasi Google dengan user interface Samsung.

“Dengan menggunakan WearOS powered by Samsung, Galaxy Watch4 Series jauh lebih mudah digunakan dan lebih seemless, dan ketika menggunakan aplikasi jauh lebih smooth,” kata Taufiq Furqan, Product Marketing Manager, Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia. “Ini adalah hasil kolaborasi antara Samsung dan Google.”

Taufiq menambahkan, penggunaan One UI juga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan smartwatch, karena user interface ini biasa dipakai pada smartphone Galaxy dan sudah digunakan di Galaxy Watch sebelumnya.

Berkat WearOS juga, pengguna kini dapat mengunduh aplikasi pihak ketiga yang ada di Google Play Store, untuk smartwatch. Aplikasi-aplikasi yang kompatibel untuk smartwatch dan sudah diunduh di smartphone pun akan di-restore secara otomatis ke smartwatch. Jadi, pengguna tidak perlu mengunduhnya satu per satu.

Fitur menarik lainnya yang hadir adalah Gesture Control. Ketika ada panggilan masuk, pengguna bisa menggoyangkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah untuk menerima panggilan, sedangkan untuk menolak panggilan dapat melakukannya dengan menggerakkan ke kiri dan kanan.

Berolahraga ditemani smartwatch kini semakin efisien dengan hadirnya dukungan LTE pada Galaxy Watch4 Classic. Dukungan ini memungkinkan eSIM dipasangkan pada smartwatch dan memiliki konektivitas sendiri, tanpa harus bergantung pada smartphone lewat bluetooth.

Praktiknya, pengguna tidak perlu lagi membawa smartphone ketika sedang berolahraga apabila takut melewatkan pesan atau panggilan masuk. Sebab, semuanya bisa diakses lewat jam tangan pintar ini. Pembelian Galaxy Watch4 Classic juga akan dilengkapi dengan eSIM dari Smartfren.

Dukungan LTE saat ini hanya tersedia untuk Galaxy Watch4 Series. Namun Taufik mengatakan, varian ini menerima animo yang luar biasa, maka perusahaan tidak segan-segan menghadirkan varian smartwatch LTE lainnya.

Apabila Sahabat Tek tertarik dengan 3 peningkatan utama ini, produknya sudah bisa dipesan secara pre-order hingga 29 Agustus mendatang. Mengenai harga, Galaxy Watch4 dibanderol mulai Rp2.999.000 (40mm) hingga Rp3.499.000 (44mm). Sementara Galaxy Watch4 Classic versi LTE dibanderol Rp5.999.000 dan versi Bluetooth mulai dari Rp4.499.000.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia