Vivo rekrut 600 insinyur demi ISP buatan sendiri

Tujuan untuk membuat chip buatan sendiri dimulai pada tahun 2018, tetapi vivo mulai menerapkannya pada tahun 2019.

Kekurangan chip dan perang dagang antara AS dan Tiongkok telah menggarisbawahi betapa rapuhnya dunia dan seberapa besar bisnis semikonduktor bergantung pada hubungan antara kedua pihak. Sejumlah perusahaan tiongkok bergegas membangun bisnis semikonduktor dan menginvestasikan dana besar ke bisnis ini.

Baru-baru ini muncul informasi bahwa salah satu anak perusahaan BBK akan meluncurkan chipset sendiri. Perusahaan tersebut adalah vivo, yang mana chipset-nya disebut “Yueying” dan kemungkinan debut pada September. Perangkat pertama yang menerima Image Signal Processor (ISP) dengan desain mereka sendiri adalah ponsel seri vivo X70.

Dilansir dari Gizchina (23/8), ide untuk membuat chip sendiri dimulai pada 2018, tetapi vivo mulai menerapkannya pada 2019. Sekarang perusahaan secara aktif merekrut spesialis untuk timnya, yang akan membuat prosesor khusus bikinan sendiri. Diperkirakan jumlah divisi terkait akan menjadi 500 hingga 600 insinyur. Ini tidak akan berhasil tanpa suntikan investasi yang solid untuk mewujudkan rencana mereka.

Seperti diketahui, OPPO juga bekerja ke arah pembuatan chip sendiri, yang telah berhasil mengumpulkan tim 1.000 insinyur dan kita akan melihat hasil pertama dari pekerjaan itu di OPPO Find X4.

Sebelumnya, selama konferensi musim semi, Xiaomi meluncurkan prosesor gambar pertamanya, Surge C1. Perlu diingat bahwa pada 2017, perusahaan ini meluncurkan prosesor mobile Surge S1, yang digunakan pada sepasang ponsel tetapi tidak pernah tersebar luas.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia