Urutan Legend terbaik di Apex Legends Season 10

Perubahan meta Apex Legend Season 10 di beberapa karakter membuat pengalaman memainkan gim berbeda. Berikut susunan tier berdasarkan Legend terbaik di Season 10.

Apex Legends kini sudah memasuki season 10. Pada season terbaru ini, sudah ada 18 karakter yang bisa dipilih termaksud Seer. Respawn Entertainment selaku developer Apex Legends, selalu tahu cara terbaik untuk menghadirkan pengalaman battle royale yang baru di tiap season-nya.

Dilansir Dexerto, pada season terbaru ini Apex Legends juga memiliki perubahan meta untuk beberapa karakter. Untuk mengetahui karakter Apex Legends yang bagus digunakan di mode Battle Royale, simak penjelasannya di bawah ini.

Tier S

Bloodhound

Walaupun kemampuan dari Bloodhound tidak dapat memberikan damage, namun kemampuan tracking atau pelacakan milik Bloodhound dianggap sangat berguna. Sebuah tim yang tidak memiliki Bloodhound dianggap tidak memiliki keuntungan dalam mode battle royale. Bloodhound merupakan karakter yang hampir tidak mendapatkan perubahan dari Apex Legends season 9. Dia masih menjadi Legend yang terkuat baik dari komposisi tim, maupun andal ketika mengintai musuh.

Kemampuan scan dari Bloodhound untuk melihat musuh di area yang disorot ke dinding tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga kepada rekan satu tim. Namun, ada kelemahan dari kemampuan Bloodhound. Di mana musuh bisa mengetahui bahwa mereka telah di scan dan musuh juga tahu bahwa tim lawannya sudah mulai mendekat. Menandai musuh dengan warna merah seperti memberi ancaman. Bloodhound juga dapat melihat gerakan musuh, membuat Bloodhound dijuluki sebagai mesin pembunuh.

Seer

Walaupun merupakan karakter baru, Seer langsung berada di tier S karena kemampuannya yang bisa melacak musuh dan menjadi sosok pengganggu bagi musuh dalam pertarungan. Tidak hanya kemampuan pasif Seer yang bisa melacak arah musuh melalui sensor detak jantung, tetapi kemampuan tacticalnya juga bisa memindai, menginterupsi abilities, healing dan revive, memberikan 10 damage, memberikan flash, menunjukkan health bar musuh dan melacak selama 8 detik.

Skill ultimate dari Seer dapat melacak musuh dalam jangka area yang luas apabila mereka sedang lari atau menembak. Karena kemampuannya yang banyak dan hebat, bisa saja Seer di-nerf karena dianggap tidak balance, tetapi tidak menutup kemungkinan dia akan tetap berada di tier S

Gibraltar

Gibraltar memiliki peran baru dalam tim sebagai support karena beberapa buff yang diberikan oleh developer kepada Gibraltar. Skill ultimate-nya memiliki potensi untuk memberikan damage yang dapat membuat musuh untuk menjauh. Doma Shieldnya juga bisa menjadi penyelamat baik untuk diri sendiri maupun ke tim. Gun Shield Gibraltar telah di-nerf , di mana damage yang diterima dapat menembus ke Gibraltar sendiri. Walaupun begitu, Gun Shieldnya masih dapat membantu ketika pertama kali terlibat dengan lawan.

Wraith

Sejak pertama kali dirilis, Wraith menjadi karakter terbaik di tiap season. Ini dikarenakan kemampuannya yang dapat menciptakan kekacauan di medan perang. Ketika pemain atau sesama tim terlibat di pertarungan, Wraith biasanya ditemukan sembunyi di belakang atau mencoba melakukan flank pada musuhnya dengan kemampuan tactical ‘Into the Void’. Wraith dapat menghindari semua damage ketika sedang mendapatkan posisi yang tepat dengan musuh yang sedang dilawan.

Tier A

Lifeline

Memiliki Lifeline dalam tim bisa menjadi penyelamat karena kemampuan support-nya. Namun di season 9, Res Shield-nya telah dihilangkan ketika drone-nya menghidupkan sesama tim. Ini membuat tim terekspos oleh tim musuh.

Lifeline masih bisa menghidupkan dua pemain secara bersamaan dan dia juga tetap bisa lanjut bertarung. Drone Lifeline juga sudah memiliki pemulihan darah yang cepat, yaitu 8 HP per detik.

Skill ultimate Lifeline juga dikembangkan secara masif di season 9, di mana pemain pasti akan mendapatkan sesuatu untuk upgrade gear. Memiliki peluang untuk mendapatkan legendary atau epic piece dari salah satu equipment dapat menjadi faktor penting di Apex.

Valkyrie

Valkyrie memiliki kemampuan untuk menyerang musuhnya dari udara, di mana kemampuannya juga terinspirasi dari ayahnya, Northstar yang merupakan titan. Ultimate Valkyrie ‘Skyward Dive’ dapat membuat pemain dan sesama tim untuk meluncur ke langit dan berpindah. Pemain juga dapat melihat sesama tim selama berada di udara.

Kemampuan pasif Valkyrie, Jetpacks dapat membuat Valkyrie menuju tampat yang tinggi atau strategis untuk melumpuhkan musuh. Namun kekurangannya, Jetpacksnya sangat berisik dan dia tidak bisa menembak musuh selama memakai Jetpacks.

Kemampuan tactical Valkyrie dapat meluncurkan roket mini, meskipun damage yang dihasilkan tidak besar, tetapi bisa membuat musuh stun dan dapat dibunuh dengan mudah.

Octane

Kecepatan lari yang cepat dengan Stim, melayang melewati musuh dengan jump pad, dan memulihkan darah ketika bergerak, membuat Octane menjadi karakter yang seru untuk dimainkan.

Kemampuan Stim-nya sekarang memberikan damage sebesar 20 HP, sebelumnya hanya 12 HP dan cooldown-nya juga sudah berkurang. Namun, HP-nya bisa berkurang dengan cepat apabila digunakan secara terus menerus. Jump pad merupakan kemampuan pergerakan terbaik dan bisa digunakan oleh sesama tim, begitu juga dengan tim musuh.

Loba

Loba merupakan salah satu karakter yang mendapatkan perubahan signifikan di season baru. Di beberapa season, popularitas Loba turun drastis karena kemampuannya yang tidak bisa diandalkan.

Kemampuan ‘Bulglar Best Friend’ yang telah disesuaikan dengan developer membuat pemain dapat bergerak dan menembak dengan kecepatan penuh ketika dia sedang memakai bracelet. Namun, developer juga menambah durasi cooldown dari ‘Black Market Boutique’ dari 90 menjadi 120 detik. Hal itu tidak menjadi masalah karena masih merupakan cooldown yang pendek jika dibandingkan dengan ultimate karakter lain.

Horizon

Horizon menjadi karakter yang menonjol semenjak season 7, tetapi dominasinya di meta pada season 9 telah mendapatkan banyak perhatian hingga diperlukan nerf.

‘Gravity Lift’ Horizon dianggap memudahkan pemain untuk langsung menuju tempat yang tinggi, kemudian langsung menembak musuhnya dari atas. Sekarang, tembakan dari Horizon dari atas akan terasa lebih lambat sehingga dapat menjadi sasaran yang mudah bagi tim musuh. Pemain juga tidak bisa berlama-lama berada di atas karena kemampuannya akan hilang setelah dua detik.

Tier B

Caustic

Caustic merupakan karakter dengan fisik terbesar, menjadikannya sasaran yang gampang ditemukan. Developer melakuakn nerf dari kemampuan gasnya, yang membuatnya kini berada di tier B.

Gas Trap Caustic mendapatkan perubahan signifikan akibat dari ‘Chaos Theory Update’ (Apex Legends Chaos Theory update patch notes: Legend buffs and nerfs – Dexerto), karena damage yang diberikan kecil, makin sedikit pemain yang menggunakannya. Oleh karena itu, developer berhasil memperbaiki kemampuannya dengan menambahkan tick pada gasnya yang damagenya dapat ditumpuk apabila musuh terlalu lama berada di dalam gasnya.

Mirage

Mirage hadir di Apex Legends sebagai karakter yang kurang kuat, salah satunya karena ultimatenya yang tidak begitu berguna dan kemampuan tacticalnya yang terlalu gimmick bila dibandingkan dengan karakter lain

Ada perubahan pada Mirage yang membuat dia menjadi rumit untuk dimainkan. Namun, apabila pemain bisa mengetahui potensi dan memakai dia dengan benar dan tepat, banyak yang memberikan argumen bahwa dia bisa berada di tier A.

Kemampuannya masih tergolong satu dimensi dan tidak begitu banyak menawarkan bantuan pada sesama tim selain kemampuannya untuk bersembunyi ketika sedang kondisi di-revive. Skill ultimate dari Mirage dapat membuat pemain keluar dari posisi yang ketat, terutama ketika bermain dengan pemain yang kurang terampil.

Bangalore

Kemampuan smoke grenade yang bisa membuat menutupi area bisa saja menguntungkan dan dianggap paling hebat. Nyatanya, Bangalore yang memiliki kemampuan tersebut tidak diuntungkan sejak dia pertama kali dirilis.

Smoke yang dimiliki olehnya bisa berguna, tetapi tidak sering dipakai ketika hendak kabur dari posisi yang ketat karena karakter lain memiliki kemampuan yang lebih berguna untuk kabur seperti Loba, Octane, dan Wraith. Namun, apabila pemain bisa menggunakan smoke secara ofensif dengan digital threat scopes bisa menjadi keuntungan yang besar

Skill ultimate dari Bangalore ‘Rolling Thunder’ tidak memberikan banyak damage seperti misil Gibraltar, tetapi bisa digunakan untuk memberikan bantuan dari belakang dan melumpuhkan musuh, di mana musuh akan menjadi lambat dan mendapatkan stun apabila tidak keluar dalam jangka waktu tertentu.

Pathfinder

Pathfinder menjadi karakter yang cukup populer untuk dimainkan. Tetapi karena nerf yang diberikan, membuat Pathfinder harus berada di tier B. Walaupun begitu, Pathfinder masih merupakan karakter yang cukup menyenangkan untuk dipakai terutama bila pemain bisa menguasai grapple-nya.

Grapple milik Pathfinder dapat digunakan untuk kabur dengan cepat atau mendorong tim musuh yang sudah mulai melemah agar mereka tidak memiliki kesempatan untuk memulihkan darah. Namun, Wraith ataupun Loba juga sudah memiliki kemampuan untuk kabur dengan cepat.

Ultmate dari Pathfinder berfungsi seperti Wraith, memberikan peluang kepada tim sendiri untuk kabur dari posisi yang ketat, menuju ke lokasi yang sulit dijangkau.

Revenant

Revenant yang telah ada sejak season 4 memiliki kelebihan dan kekurangan dalam meta Apex. Untuk sekarang, makin lama dia menjadi makin kuat dan biasanya sering digunakan dalam mode Ranked

Kemampuan tacticalnya memberikan damage yang cukup besar dan mencegah kemampuan dari tim musuh. Namun, kemampuannya hanya bekerja tiap 20 detik, di mana musuh bisa menggunakan kemampuannya lagi seperti biasanya

Kemampuan pasifnya dapat membuat dia berjalan dengan meringkuk secara cepat dan memanjat dinding yang tinggi. Namun, Pathfinder atau Horizon memiliki kemampuan yang hampir sama dan lebih unggul karena bisa ke bangunan mana pun secara instan.

Fuse

Fuse bergabung dalam Apex Legend sejak seasoon 8 dan memiliki kemampuan yang dibilang cukup kuat. Dapat menumpuk dua granat dalam satu slot, kemudian melemparkan kedua granat sekaligus ke musuh dengan cepat.

Ultimate Fuse berfungsi dengan baik, tetapi musuh yang berada di lingkaran api yang dia buat bisa kabur dengan mudah. Untungnya, season 10 menambahkan kemampuan untuk melacak musuh yang tertangkap di lingkaran apinya. Knuckle Cluster milik Fuse sekarang memiliki dua charges dan cooldown-nya diturunkan menjadi 20 detik per charge. Oleh karena itu, Fuse bisa berada di tier B yang sebelumnya diposisikan di tier C

Tier C

Wattson merupakan salah satu karakter yang bagus dalam tim, jika digunakan dengan benar bisa juga mematikan. Skill ultimate-nya dapat menghancurkan barang yang bisa dilempar oleh musuh yang menguntungkan bagi sesama tim untuk tetap berada di posisinya. Digabung dengan perangkap ‘Perimeter Security’, dapat menguntungkan bagi sesama tim juga.

Namun, karena kemampuannya yang hanya berfokus pada sesama tim membuat dia menjadi tidak bisa dimainkan secara solo atau sendiri. Pylon yang dimilikinya berlawanan dari seluruh kemampuan Horizon. Tidak hanya itu, regenerasi dari shield Wattson juga lambat, tetapi kecepatannya adalah setengah dari isi ulang darah Octane.

Crypto

Crypto bisa saja berguna, tetapi hanya kepada pemain yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memakainya. Mayoritas, pemain lebih baik menggunakan karakter yang bisa memberikan potensi damage yang cukup besar.

Di season 9, developer menambahkan kemampuan di drone Crypto untuk meretas care packages musuh serta menghilangkan fitur yang memungkinkan pemain untuk membajak Respawn Beacon. Ultimatenya ‘EMP Blast’ dapat berguna tetapi bila digunakan dengan waktu yang tepat. Skill ultimatenya memang di rancang tidak dapat membunuh, tetapi dapat berguna untuk menghancurkan perisai dan scouting.

Rampart

Rampart memiliki potensi di Quick Witted Modder yang ada di season 6. Namun, pemain perlu memerhatikan banyak hal untuk memainkannya.

Rampart merupakan salah satu karakter yang bermain secara defensif, karena dia dapat membuat beberapa perisai dengan ketahanan yang kuat. Hal ini sebenarnya bagus, tetapi terkadang tidak diperlukan.

Di season 8, dia diberikan sejumlah buff seperti perisai yang memiliki sudut tembak yang lebih lebar dan ‘Amped Cover’ untuk mendapatkan pemulihan darah kembali sebanyak 45 ketika sedang dibangun. Namun, pemain masih tidak puas dengan buff-nya dan sudah tidak ada penyesuaian sejak season 9.

Skill ultimatenya rentan membuat musuh untuk melakukan flank meskipun dengan tambahan darah karena ‘Amped Cover’ yang dipasang akan hancur juga dalam beberapa detik. Oleh karena itu, Rampart menjadi karakter yang jarang digunakan oleh pemain karena perannya yang dianggap tidak konsisten juga.

Itu tadi penjelasan dari tiap karakter di Apex Legends Season 10 beserta tier tiap Legendnya. Perlu diingat bahwa tier list ini dinilai pada mode Battle Royale dan akan ada kemungkinan penyesuaian karakter pada update Apex Legends yang akan datang.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia