Kena Prank Rp2 T Hingga Dicopot Kapolri

Headlines.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah perwira tinggi (Pati) di lingkungan Korps Bhayangkara. Salah satunya, Inspektur Jenderal (Irjen) Eko Indra Heri yang dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Keputusan itu tertuang dalam Surat telegram bernomor ST/1701/VIII/KEP./2021. Dia ditempatkan sebagai Korsahli Kapolri dan digantikan oleh Kapolda Sumbar, Irjen Tomi Harmanto

Dia sebelumnya terlibat dalam polemik hibah Rp2 Triliun sumbangan dana penanganan Covid-19 di wilayah tersebut dari keluarga Akidi Tio. Sumbangan itu hingga saat ini tak pernah terealisasi. Sebagian masyarakat menyebut bahwa atraksi yang diperlihatkan Kapolda Sumsel dan Akidi Tio itu layaknya prank nasional.

Dilansir dari CNN Indonesia, Mabes Polri pun mengirim tim pemeriksa internal untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap Eko yang berada di Sumatera Selatan. Pemeriksaan rampung pada penyusunan laporan dibuat untuk diserahkan kepada Kapolri.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan utuh dari Mabes Polri terkait hasil dari pemeriksaan internal yang telah dilakukan tersebut.

Pati Polri yang lahir di Palembang, 23 November 1964 itu merupakan sosok yang berpengalaman dalam bidang SDM. Sebelum menjabat sebagai Kapolda di tempat kelahirannya, dia merupakan Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia.




IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia