OnlyFans cabut larangan konten pornografi

Keputusan OnlyFans untuk melarang pornografi telah membuat marah para PSK yang mengandalkan situs tersebut untuk mendukung diri mereka sendiri.

OnlyFans membatalkan rencana untuk melarang pornografi dari layanannya. Ini terjadi belum lama setelah situs berlangganan asal Inggris tersebut mengumumkan akan menghilangkan konten vulgar dengan alasan perlunya mematuhi kebijakan mitra perbankan.

“Terima kasih kepada semua orang karena telah mengeluarkan pendapatnya. Kami telah mendapatkan jaminan yang diperlukan untuk mendukung komunitas kreator kami yang beragam dan telah menangguhkan perubahan kebijakan pada 1 Oktober seperti yang telah direncanakan”, kata perusahaan tersebut di Twitter.

Dilansir dari Variety (27/8), juru bicara OnlyFans menolak untuk mengatakan bank mana yang memiliki perjanjian pemrosesan pembayaran baru atau yang diperbarui. “Perubahan 1 Oktober 2021 yang diusulkan tidak lagi diperlukan karena jaminan mitra perbankan OnlyFans dapat mendukung semua genre konten kreator”, kata perwakilan tersebut.

OnlyFans mungkin dapat menyelesaikan konfliknya dengan bank, beberapa di antaranya telah menolak untuk berbisnis dengan situs tersebut, dengan mempublikasikan masalah ini – dan mempublikasikan sejumlah besar uang yang mengalir melalui situs tersebut, sekitar USD300 juta dalam pembayaran per bulan.

Pendiri dan CEO OnlyFans Tim Stokey menyalahkan larangan pornografi pada bank. Mengatakan bahwa bank-bank termasuk JP Morgan Chase, Bank of New York Mellon, dan Metro Bank Inggris telah memutus kemampuan OnlyFans untuk membayar konten kreator.

Reaksi keras di antara kreator OnlyFans juga tentu mendorong perusahaan untuk segera menyelesaikan masalah. Keputusan OnlyFans untuk melarang pornografi telah membuat marah para PSK yang mengandalkan situs tersebut untuk mendukung diri mereka sendiri. Beberapa konten kreator OnlyFans juga pindah ke platform alternatif.

Didirikan pada tahun 2016, situs ini mengatakan telah memiliki lebih dari 130 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta konten kreator. Meski OnlyFans semakin populer, sebagian besar berdasarkan kebijakan ramah pornografi, perusahaan ini masih mencoba menjangkau masyarakat luas. Misalnya, beberapa waktu lalu mereka meluncurkan aplikasi OFTV dengan tanpa konten eksplisit, ini juga untuk mendapatkan distribusi pada platform yang melarang pornografi. OFTV tersedia di Android, iOS, Apple TV, Roku, Amazon Fire TV, Android TV, dan smart TV Samsung.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia