What If…? jadi serial Marvel paling banyak ditonton

Serial animasi What If…? menduduki peringakat ke-3 serial Marvel paling banyak ditonton dalam minggu pertama.

Marvel hingga saat ini sudah merilis tiga episode serial What If…? di platform streaming Disney Plus atau Disney Hotstar. Meskipun hanya animasi, anggaran dari serial ini setara dengan film-film Marvel Cinematic Universe (MCU) lainnya, dan tampaknya terbayar oleh penggemar yang berbondong-bondong menonton hiburan ini.

Menurut agregator streaming Reelgood yang dilansir dari TechRadar (30/8), acara Marvel dengan pendapatan terbanyak di antara 100 serial teratas yang paling banyak ditonton di Amerika Serikat selama minggu pertama adalah Loki. Wajar saja, serial ini menghimpun 9,2% dari total pangsa pasar, karena merupakan proyek pertama Disney Plus dengan model rilis mingguan, yang kemudian diadopsi streamer lain.

Loki diikuti oleh WandaVision di posisi kedua dengan pangsa pasar 7,6% dari 100 pertunjukan teratas di Reelgood pada minggu pertama. Reelgood mencatat, mereka hanya menghitung pengguna yang mengklik putar di episode kedua agar tetap adil.

Secara mengejutkan, What If…? menempati posisi berikutnya dengan pangsa 6,9%, mengalahkan The Falcon and the Winter Soldier yang lebih dulu rilis, dan memiliki pangsa 5,4%. Menurut laporan, hal ini mungkin disebabkan oleh waktu rilis What If…? yang dilakukan pada musim panas, di mana terkenal dengan masa-masa tenang di pertelevisian AS, sementara The Falcon and the Winter Soldier dirilis sekitar Maret yang notabene periode sibuk orang-orang.

Terlepas dari itu, pencapaian ini menunjukkan serial animasi memiliki jejak yang lebih baik untuk Marvel. Di samping itu, melihat pahlawan dan penjahat yang berbeda dalam situasi yang belum pernah ada di Marvel menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran, musim kedua dari What If…? diharapkan mendarat pada 2022 mendatang.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia