Jerman minta pembaruan smartphone hingga 7 tahun

Regulator dari Jerman meminta para vendor untuk memberikan update keamanan smartphone hingga tujuh tahun guna menekan sampah elektronik.

Salah satu alasan terbesar para pengguna smartphone untuk mengganti perangkat lama mereka dengan perangkat baru adalah tak lagi mendapatkan pembaruan. Sebab, vendor biasanya hanya memberikan upgrade perangkat lunak selama tiga tahun saja.

Namun, tampaknya regulator di Jerman tidak puas dengan apa yang ditawarkan oleh vendor terkait pembaruan perangkat lunak, terutama untuk pembaruan keamanan. Mereka menuntut vendor memberikan pembaruan keamanan untuk smartphone dengan jangka waktu yang lebih lama.

Pemerintah federal Jerman dilaporkan telah mendorong Uni Eropa untuk mewajibkan para vendor smartphone memberikan garansi tujuh tahun pembaruan yang meliputi keamanan dan suku cadang. Tuntutan ini dua tahun lebih lama dari proposal baru-baru ini, dan secara efektif akan memberikan ponsel siklus dukungan yang lebih mirip komputer.

Namun sayang, Engadget (6/9) melaporkan bahwa kedua proposal tersebut secara mengejutkan menghadapi penolakan dari produsen. Kelompok advokasi industri DigitalEurope (yang menaungi Apple, Google, Samsung, dan beberapa lainnya)menginginkan persyaratan hanya untuk tiga tahun pembaruan keamanan.

Mereka juga mengatakan ingin membatasi suku cadang ke layar dan baterai daripada kamera, speaker, dan komponen lain yang mereka rasa tidak rentan untuk mengalami kerusakan saat penggunaan normal.

Seperti diketahui, para vendor smartphone berbasis Android, seperti Samsung dan beberapa lainnya hanya memberikan dukungan pembaruan keamanan selama tiga tahun. Sementara Apple memberikan pembaruan keamanan sampai dengan lima tahun.

Alasan regulator meminta hal tersebut adalah untuk membantu lingkungan, karena limbah elektronik tidak mudah diolah secara natural. Selain itu, pengguna juga akan dapat menggunakan perangkat mereka lebih lama sebelum memutuskan untuk menggantinya dengan yang baru.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia