TSMC naikkan biaya chip, iPhone 13 bakal dijual lebih mahal

Harga smartphone baru Apple mungkin akan terpengaruh setelah TSMC mulai menaikkan biaya chip pada Oktober mendatang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Apple berupaya menjangkau konsumen yang lebih luas dengan menghadirkan ponsel lebih terjangkau. Seperti iPhone SE dan penerusnya yang memberi pelanggan pilihan anggaran tanpa mengorbankan banyak performa. Perusahaan juga membawa model mini dalam seri iPhone 12 sebagai opsi yang lebih murah.

Meskipun iPhone 12 mini tidak terlalu diminati, namun ini menunjukkan komitmen Apple dalam memperluas jangkauannya dengan menawarkan versi yang lebih murah. Sayangnya, kenaikan biaya chip mungkin akan memaksa perusahaan asal Cupertino ini untuk menaikkan harga smartphone di masa mendatang.

Agustus lalu, TSMC mengatakan kepada klien akan menaikkan harga hingga 20%. Seperti yang dicatat oleh Nikkei dari BGR (7/9), ini akan menjadi kenaikan harga TSMC paling drastis dalam 10 tahun terakhir. Dua minggu kemudian, Nikkei kembali melaporkan, Peter Hanbury dari Bain & Company percaya harga smartphone dan PC akan naik, termasuk iPhone generasi berikutnya.

Kenaikan harga ini juga dikatakan sebagai langkah untuk menghentikan praktik pemesanan ganda. Pemesanan ganda adalah saat klien memesan lebih banyak chip dari yang sebenarnya mereka butuhkan. Hal ini dilakukan untuk mengamankan ruang lini produksi tambahan dan dukungan dari pembuat chip.

TSMC saat ini masih mengerjakan pesanan yang ada dan kenaikan harga tidak akan memengaruhi pesanan tersebut. Selain itu, klien TSMC akan menegosiasikan persyaratan dengan pembuat chip sebelum 1 Oktober. Itulah tanggal kenaikan harga secara resmi mulai berlaku. Akibatnya, pelanggan tidak akan melihat kenaikan harga iPhone hingga setidaknya tahun depan.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia