Hasil benchmark CPU Exynos 2200 tertinggal dari A14 Bionic

Dalam hasil benchmark Geekbench V5, performa CPU dari SoC Exynos 2200 masih tertinggal dari A14 Bionic milik Apple.

SoC hasil kerja sama Samsung dan AMD, yakni Exynos 2200 semakin sering muncul di internet. Sebab, SoC ini dijanjikan akan menampilkan performa yang lebih baik dari SoC yang ada saat ini.

Exynos 2200 disebut akan menggunakan GPU AMD mRDNA 2. Ini merupakan versi mobile dari RDNA 2 yang ada di GPU desktop dan laptop yang ada di pasaran. Jadi, memang SoC ini diharapkan memiliki performa yang tinggi saat menjalankan aplikasi berbasis grafis.

Di sisi CPU, mereka menggunakan CPU dengan arsitektur v8 Arm dengan konfigurasi big.LITTLE. Empat core kecil berjalan pada 1,73 GHz, sedangkan sisanya dibagi menjadi dua kelompok, yakni tiga inti berjalan pada 2,50 GHz, dan satu inti berjalan pada 2,59 GHz.

Dalam bocoran terbaru, SoC ini pun sudah diuji coba menggunakan aplikasi Geekbench V5. Dalam sebuah data yang diunggah Wccftech (14/9), bocoran performa dari SoC tersebut terlihat cukup unik.

Jika dilihat dari sisi CPU, hasil benchmark yang didapatkan oleh Exynos 2200 tidak terlalu bagus. SoC ini hanya mencetak 1073 poin dalam benchmark single-core dan 3389 poin dalam benchmark multi-core.

Saat dibandingkan dengan A14 Bionic milik Apple, hasilnya cukup tertinggal jauh. SoC tersebut berhasil mendapatkan hasil skor 1596 poin dalam skenario single-core dan 3944 poin dalam skenario multi-core.

Dan di beberapa benchmark lain, hasil performa GPU dari SoC ini masih dapat bersaing dengan SoC yang ada saat ini, namun masih sedikit kalah dari SoC terbaru Apple, yakni A15 Bionic.

Sayangnya, kita harus menunggu sedikit lebih lama untuk melihat seperti apa performa asli dari SoC tersebut. Hal ini dikarenakan Samsung masih belum mengumumkan kapan SoC ini akan hadir secara resmi di pasaran.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia