Melek teknologi penting bagi pelaku UMKM

Sebagai seller di Tokopedia, Kiagus Adit merasa pelaku UMKM harus mau belajar untuk beradaptasi dengan tren sekarang.

Usaha online kini menjadi tren di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mau tidak mau, suka tidak suka, pelaku UMKM harus bisa beradaptasi dengan teknologi ini, agar bisa mempertahankan bisnisnya, menurut salah satu seller Tokopedia, Kiagus Adit.

Berdasarkan laporan Tokopedia, lebih dari 11 juta penjual sudah memulai dan mengembangkan usahanya di platform e-commerce tersebut. 94% diantaranya merupakan penjual berskala ultra mikro.

“Kita melihat bahwa UMKM merupakan satu pelindung sektor perekonomian yang mendapatkan peningkatan yang signifikan selama pandemi ini. Terutama UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk-produknya. Baik itu produk yang mereka buat sendiri sebagai local maker maupun produk yang mereka dapatkan dari produsen lain dan mereka jual kembali di kanal-kanal online,” kata Puput Hidayat, AVP of Product Tokopedia dalam acara virtual bersama para seller UMKM di Tokopedia.

Puput menambahkan, terdapat peningkatan penjualan di Tokopedia. Menariknya, peningkatan ini terjadi di tiga provinsi di luar Jawa, yaitu NTB 144,6%, Sulawesi Tengah 73,4%, dan Sulawesi Selatan 73,3%. Sementara peningkatan jumlah pelaku usaha tertinggi berada di Bali dengan persentase 66,2%, diikuti Yogyakarta 42,2% dan DKI Jakarta 28,3%.

Namun, hadirnya teknologi ini tidak selalu diterima mulus oleh sebagian pelaku usaha. Gagap teknologi pastinya pernah dialami oleh sebagian dari mereka. Untuk itu, Kiagus Adit sebagai pemilik usaha Songket PaSH Palembang yang juga memanfaatkan Tokopedia sebagai lapak online-nya mengatakan, pemilik usaha harus mau belajar untuk beradaptasi dengan tren ini, termasuk memahami fitur-fitur yang disediakan platform e-commerce.

“Medsos, belanja iklan, dan lain sebagainya adalah satu rangkaian yang memang harus dipelajari oleh setiap seller untuk bisa bertahan. Kita tahu bahwa pandemi ini banyak sekali para pelaku UKM itu yang go digital, dan itu adalah satu hal yang baik untuk Saya. Tapi setelah orang banyak yang go digital, berarti ramai, dan kalau sudah ramai kita harus punya keunggulan. Dan salah satunya itu memanfaatkan fitur yang dimiliki oleh Tokopedia misalnya,” jelas Adit.

Sadar akan hal ini, Puput mengatakan Tokopedia akan selalu berusaha membuat platform mudah untuk dipahami. Adapun Tokopedia menyediakan kanal-kanal untuk membimbing para pelaku UMKM yang ingin beralih ke ranah digital, seperti Pusat Edukasi Seller, Sekolah Kilat Seller, Webinar, Kelas Online, serta Media Sosial Tokopedia Seller.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia