5 teknologi Tiongkok yang sukses di abad ke-21

Tiongkok sudah terkenal dengan penemuannya seperti pembuatan kertas, percetakan, kompas, dan bubuk mesiu. Berikut 5 pencapaian Tiongkok di bidang teknologi dan sains.

Selama empat dekade terakhir, kehidupan di sebagian besar negara di dunia telah diubah oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tiongkok sendiri telah membuat kemajuan pesat dalam bidang teknologi dan sains. Kemajuan pesat ini merupakan bagian integral dari tujuan Tiongkok, yang berisi serangkaian target termasuk pertumbuhan ekonomi, pemberantasan kemiskinan, serta inovasi teknologi.

Bahkan sejak lama Tiongkok sudah terkenal dengan penemuannya seperti pembuatan kertas, percetakan, kompas, dan bubuk mesiu. Sepanjang sejarah, penemuan ini berkontribusi pada perkembangan ekonomi negara-negara lain di Asia Timur, Timur Tengah dan Eropa. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 pencapaian Tiongkok di bidang teknologi dan sains.

1. Matahari Buatan

Ilmuwan Tiongkok dilaporkan berhasil membuat rekor baru dalam proyek matahari buatan atau China Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST). Rekor baru ini tercipta setelah pemerintah Tiongkok melaporkan para ilmuwan berhasil menahan plasma 120 juta derajat Celcius selama 101 detik dan 160 juta derajat Celcius selama 20 detik. Proyek EAST adalah bagian dari fasilitas International Thermonuclear Experimental Reactor (ITER), yang jika selesai pada tahun 2035 akan menjadi pembangkit nuklir terbesar di dunia.

2. Robot penjelajah Zhurong berhasil mendarat di Mars

Zhurong, robot penjelajah Tiongkok berhasil mendarat di Mars pada 15 Mei 2021. Tujuan Tiongkok mengirim Zhurong diharapkan dapat mengumpulkan sampel tanah dan mempelajari geologi di Mars. Menurut China National Space Administration (CNSA), satu hari di Mars, berlangsung sekitar 24 jam 40 menit, dan Zhurong menyelesaikan misinya dalam 90 hari di Mars atau 92 hari Bumi.

3. Kapal Selam Fendouzhe sukses capai dasar palung Mariana

Kapal selam Fendouzhe atau Striver, berhasil mencapai dasar Palung Mariana pada 10 Oktober 2020. Kapal selam itu dirancang di Tiongkok Ship Scientific Research Center di Wuxi, provinsi Jiangsu, Tiongkok. Fendouzhe memiliki panjang 7,9 meter dan memiliki berat 23,9 ton serta memiliki kecepatan di bawah air sekitar 1 knot. Kapal selam itu dilengkapi dengan lengan robotik untuk mengumpulkan sampel biologis dan menjadi ‘mata’ untuk mengidentifikasi objek di sekitarnya.

Fendouzhe mulai dikembangkan pada 2016 oleh ilmuwan dan insinyur yang pernah menggarap kapal selam penelitian Jiaolong dan Shenhai Yongshi. Fendouzhe bertenaga listrik dan dapat beroperasi selama sekitar 10 jam di bawah air.

4. Teleskop radio raksasa

Tak cukup memiliki satu teleskop radio raksasa, kini Tiongkok membangun lagi satu teleskop besar lainnya. Selain berukuran luar biasa besar, teleskop ini juga bisa digerakkan berputar dan menargetkan arah tertentu. Ambisi Tiongkok membangun satu teleskop besar ini untuk menemukan alien dan memecahkan misteri alam semesta.

Saat ini, teleskop radio yang bisa digerakkan dengan ukuran paling besar di dunia ada di Virginia Barat, Amerika Serikat, yang dikenal dikenal dengan Green Bank. Sementara teleskop radio raksasa di Tiongkok dinamai Xingjiang Qitai 110m Radio Telescope (QTT). Teleskop radio yang dapat diarahkan ini berlokasi di Kawasan Otonomi Xinjiang Uygir, sebelah barat laut China. Diameter QTT berukuran 10% lebih lebar dari Green Bank. Ruang pengamatan QTT mencakup hingga 75% langit.

Teknologi Tiongkok

5. Pembangkit listrik tenaga surya terapung

Pembangkit listrik tenaga surya terapung yang terbesar di dunia telah selesai dan terhubung ke jaringan listrik lokal di provinsi Anhui, Tiongkok pada Mei 2015. Fasilitas tenaga surya 40 megawatt ini dibangun di atas kawasan pertambangan batu bara yang tergenang air. Proyek ini adalah bagian dari perubahan besar dalam penggunaan bahan bakar fosil di Tiongkok. Menurut The Guardian, Tiongkok meningkatkan output tenaga surya sebesar 80% dalam tiga bulan pertama tahun 2017.

Tiongkok juga telah menyelesaikan Longyangxia Dam Solar Park, pembangkit listrik tenaga surya berbasis darat seluas 10 mil persegi pada tahun 2015. Ini diduga merupakan fasilitas surya terbesar di planet ini.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia