Tak ingin berurusan dengan Epic, Apple dianggap monopoli

Apple dalam pernyataannya kepada Epic tidak ingin membuka diri terkait hubungan bisnis sampai proses hukum diselesaikan.

Fortnite mungkin tidak akan kembali ke iPhone atau perangkat iOS lainnya dalam waktu dekat. Apple menjelaskan dalam sebuah pernyataan yang dikirim kepada Epic Games, mereka tidak ingin bekerja dengan perusahaan Tim Sweeney sampai legal bisnis mereka mencapai kesimpulan, seperti dilaporkan oleh Venture Beat (23/9).

Pada 16 September lalu, Sweeney meminta Apple untuk mengaktifkan kembali akun pengembang Epic melalui surat yang ia kirim ke bos iOS Phil Schiller. Menanggapi surat tersebut, Apple mengatakan tidak mempercayai Epic dan tidak ingin membuka diri terkait hubungan bisnis sampai proses hukum diselesaikan.

“Epic melakukan pelanggaran kontrak yang disengaja, dan pelanggaran kepercayaan, dengan menyembunyikan kode dari Apple dan membuat pernyataan dan kelalaian terkait,” demikian pernyataan dari penasihat hukum Apple. “Mengingat hal ini dan pernyataan lainnya sejak putusan pengadilan, ditambah dengan perilaku duplikat Epic di masa lalu, Apple telah menggunakan kebijaksanaannya untuk tidak mengaktifkan kembali akun program pengembang Epic saat ini. Selanjutnya, Apple tidak akan mempertimbangkan permintaan pemulihan lebih lanjut sampai keputusan pengadilan distrik menjadi final dan tidak dapat diajukan banding.”

Menurut Sweeney, proses tersebut akan memakan waktu hingga lima tahun. Melalui cuitan di Twitter, Sweeney mengklaim bahwa ini adalah langkah anti-persaingan luar biasa lainnya oleh Apple. Ia menyebut Apple yang memiliki kekuatan besar, membentuk kembali pasar dan menentukan siapa “pemenang dan pecundangnya.”

“Ini juga merugikan persaingan yang sehat dan pilihan konsumen. Hilangnya Fortnite sebagai pesaing metaverse iOS bersama Roblox dan PUBG Mobile memiliki implikasi signifikan bagi evolusi media baru di era kita,” ujar Sweeney.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia