Uni Eropa dorong standar USB-C oleh produsen

Jika berhasil mendapatkan suara mayoritas, produsen akan mendapatkan waktu 24 bulan untuk menerapkan USB-C di perangkatnya.

Badan eksekutif Uni Eropa, Komisi Eropa, mengintensifkan upaya untuk memastikan bahwa perusahaan ponsel mengadopsi satu port pengisian USB-C pada perangkat mereka. Uni Eropa pertama kali mengajukan kasus adopsi pengisi daya tunggal pada tahun 2018 dan sejak itu telah melakukan upaya untuk membuat produsen mengadopsi kebijakan ini yang bertujuan untuk mengurangi limbah lingkungan. Upaya ini tidak mengurangi hasil yang diinginkan, meski Apple telah menentang proposal tersebut.

Tampaknya Komisi tersebut siap untuk melanjutkan proposal dengan mengadopsi undang-undang untuk satu jenis port pengisian. Komisi telah mengumumkan rencana untuk mendorong proposal tersebut. Komisaris UE Thierry Breton mengungkapkan bahwa proposal itu hanya mencakup konektivitas kabel dan tidak mencakup gadget atau pengisi daya nirkabel.

Proposal Radio Equipment Directive yang baru direvisi tidak akan terbatas pada ponsel tetapi akan diperluas ke perangkat lain seperti kamera, konsol gim, tablet, headphone, dan speaker portabel. Selain itu, proposal ini akan memaksa produsen untuk membuat standar pengisian cepat mereka seragam, dan juga memberikan informasi kepada pelanggan tentang standar pengisian yang didukung perangkat mereka.

Dilansir dari Gizmochina (24/9), usulan ini masih memiliki jalan panjang sebelum menjadi undang-undang. Ini akan menjadi sasaran pemungutan suara di Parlemen Eropa. Jika berhasil mendapatkan suara mayoritas, produsen akan mendapatkan waktu 24 bulan untuk menerapkan di perangkatnya. Tidak ada keraguan bahwa parlemen UE akan memberikan suara mendukung proposal tersebut setelah pada awal tahun 2020 memberikan suara dalam proposal terkait yang berusaha membuat produsen mengadopsi pengisi daya umum semua perangkat.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia