iPhone 13 laris, bisnis Apple dipastikan terus tumbuh

Analis menyoroti bahwa sebagian besar pesanan iPhone condong ke model premium seperti iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max.

Analis bank investasi Wedbush Daniel Ives percaya pesanan iPhone 13 sudah sekitar 20% mengungguli jajaran iPhone 12 karena tingginya volume pesanan di Tiongkok. Dia mengatakan permintaan iPhone 13 terlihat “sangat kuat”, ketika Tiongkok mendekati angka pre-order 5 juta atau 6 juta. Terlepas dari masalah rantai pasokan, Apple kemungkinan menuai hasil yang lebih baik daripada peluncuran iPhone 12 yang dirilis tahun lalu.

Dilansir dari Gizmochina (25/9), analis tersebut juga menyoroti bahwa sebagian besar pesanan iPhone condong ke model premium seperti iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max. Ini akan membantu Apple mendapatkan ASP (harga jual rata-rata) yang lebih tinggi, sebagaimana dilaporkan Apple Insider.

Oleh karena itu, Apple dapat terus mempertahankan keunggulannya dengan margin yang lebih besar kali ini. Ives juga percaya bahwa opsi pemasaran yang memikat dan tukar-tambah yang agresif juga dapat berperan dalam memengaruhi pemilik iPhone yang mungkin mempertimbangkan penggantian ke model baru.

Pemeriksaan pasokan Wedbush mengisyaratkan bahwa pesanan iPhone 13 tampaknya berada dalam kisaran 90 juta unit, yang lebih tinggi dari 80 juta unit untuk iPhone 12 pada periode yang sama. Apple selanjutnya dapat menetapkan unit iPhone antara 130-150 juta jika target pemasaran yang dimilikinya berhasil. Jajaran iPhone 13 berada pada lintasan eksponensial dan telah memproyeksikan peningkatan sebesar 10% dalam periode tahunan (YoY).

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia