Microsoft jadi perusahaan yang paling ‘dibenci’ di Twitter

Dalam sebuah laporan terbaru dari RAVE Review, para pengguna Twitter di 22 negara memberikan sentimen negatif terhadap Microsoft.

Sebuah penelitian terkait dengan branding perusahaan teknologi baru saja diumumkan. Kali ini, giliran RAVE Review yang memberikan data terkait apa yang telah mereka pantau di salah satu media sosial populer, yakni Twitter.

Mereka mengungkapkan, mayoritas para pengguna Twitter tampaknya mengunggah posting-an yang mengindikasikan rasa tidak suka dengan Microsoft. Yang paling mengejutkan, RAVE Review mengatakan perusahaan tersebut lebih dibenci dibanding Google, Amazon, bahkan Facebook.

“Microsoft mengambil mahkota sebagai (perusahaan) yang paling dibenci di 22 negara,” kata RAVE Review seperti dikutip dari laman Wccftech (28/9).

Sebagai perbandingan, Facebook dan Google jika digabungkan, tidak disukai di 24 negara. Ini adalah penelitian yang menarik. Meski para pengguna Twitter memberikan kesan negatif, namun hal ini merupakan salah satu bentuk promosi bagi para perusahaan. Semakin banyak dibicarakan, semakin terkenal sebuah perusahaan.

“Lihat saja Disney. Kami menemukan bahwa lebih dari sepertiga (34,32%) cuitan tentang Disney adalah tentang sentimen negatif, namun, harga saham Disney naik 125% tahun lalu, bahkan dengan taman hiburan mereka ditutup, ” kata laporan itu.

Mereka juga telah menyusun daftar 100 merek global terbesar menurut volume pencarian dan menemukan Sony mendapatkan kebencian paling banyak di sekitar 10 negara. Lalu, di posisi selanjutnya ada Tesla, yang memiliki banyak pendukung, namun juga memiliki cukup banyak oposisi.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia