Sony ZV-E10 kamera vlogging sudah tersedia di Indonesia

CMOS APS-C Exmor pada Sony ZV-E10 memiliki sensor 24,2 MP yang dipadukan dengan prosesor gambar BIONZ X agar menjanjikan gambar yang berkualitas tinggi.

PT Sony Indonesia hari ini (29/9) meluncurkan kamera mirrorless untuk para vlogger di Indonesia dengan mengenalkan Sony ZV-E10. Dalam hal sensor, ZV-E10 mengusung sensor yang lebih besar ketimbang kamera Sony ZV-1 yang hadir juga untuk para vlogger. Sebagai perbandingan ZV-E10 memiliki format sensor APS-C, sedangkan ZV-1 memiliki sensor berukuran 1 inci.

Sensor CMOS APS-C Exmor pada Sony ZV-E10 memiliki sensor 24,2 MP yang dipadukan dengan prosesor gambar BIONZ X agar menjanjikan gambar yang berkualitas tinggi serta sensitivitas tinggi terhadap cahaya. Artinya, kamu tidak perlu khawatir merekam menggunakan kamera ini saat minim cahaya, lantaran kamera ini menjanjikan detail tinggi dengan minim gangguan noise.

Selain itu, ZV-E10 menyertakan fitur khusus vlogging terkenal yang disukai pada mirrorless ZV-1 bernama ‘Background Defocus”. Fitur ini dapat dengan mulus beralih antara latar belakang bokeh dan tajam. Ada pula mode bernama “Produst Showcase Settings” yang memungkinkan kamera secara otomatis mengalihkan fokus dari wajah subjek ke benda lainnya.

Sony merancang kamera ZV-E10 dengan faktor bentuk yang ringan, dengan bobot hanya sekitar 343 gram. Kamera ini memiliki layar LCD dengan engsel fleksibel. Dengan demikian, pada pengguna dapat merekam video atau memotret gambar dengan berbagai sudut yang sangat sulit jika dilakukan hanya dengan layar LCD yang tidak dapat digerakkan.

Selain layar, ZV-E10 menyertakan beberapa fungsi lain yang mudah digunakan karena telah dirancang khusus untuk vlogging, termasuk tombol mode baru yang terletak di bagian atas kamera. Ini memungkinkan konten kreator dengan mudah beralih antara fungsi Still/Movie/Slow dan mode Quick hanya dengan satu sentuhan.

Kamera mampu merekam video beresolusi 4K (3840 x 2160 piksel) dan Slow Motion dengan kualitas gambar tinggi (Full HD 120p). Stabilisasi gambar elektronik dengan Active Mode juga tersedia dan memberikan perekaman video yang stabil bahkan saat berjalan dan memotret hanya menggunakan tangan. Selanjutnya, teknologi AF pada ZV-E10 menyediakan kemampuan fokus yang cepat dan tepat.

ZV-E10 mencakup Fast Hybrid AF dan Real-time Eye AF untuk video dengan Real-time Tracking yang memungkinkan kamera melacak wajah dan mata subjek untuk pemfokusan otomatis yang cepat dan akurat. Pengguna juga dapat menyesuaikan pengaturan AF kamera, seperti AF Transition Speed dan AF Subject Shift Sensitivity, untuk memilih kecepatan perpindahan kamera dari satu titik ke titik lain sesuai dengan preferensi kreatif mereka.

Tidak ketinggalan pula fungsi Touch Focus sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur posisi fokus secara intuitif hanya dengan menyentuh layar. hanya dengan satu ketukan, pengguna dapat langsung menggeser posisi fokus dari satu subjek ke subjek lainnya. Ini tersedia dalam mode foto dan video. Sony ZV-E10 dibanderol Rp10.999.000.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia