Xiaomi Pad 5, tablet yang pas buat online class

Xiaomi Pad 5 mampu mendukung kegiatan produktivitas sekaligus multitasking pengguna secara efisien, mulai dari mahasiswa hingga anak pra-sekolah.

Xiaomi Pad 5 merupakan tablet terbaru Xiaomi yang hadir dengan peningkatan layar cukup besar dari pendahulunya. Layar Xiaomi Pad 5 kini berukuran 11 inci, sehingga mampu mendukung kegiatan produktivitas sekaligus multitasking pengguna secara efisien.

Seperti diketahui, beberapa pelajar khususnya mahasiswa masih melakukan pembelajaran daring dari rumah. Beragam tugas kini dibuat dalam format word atau power point dan dikirim ke dosen pengampu lewat situs khusus pembelajaran atau e-learning universitas terkait. Sambil berselancar di media sosial, mahasiswa membutuhkan perangkat compact yang mendukung hiburan maupun produktivitas. Generasi terbaru tablet Xiaomi ini mungkin menjadi solusi yang tepat.

Cocok untuk kebutuhan kuliah online

Xiaomi Pad 5 turut ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 860. Ini merupakan chipset kelas high-end yang terdiri dari CPU octa-core dengan kecepatan clock hingga 2,6 GHz berbasis teknologi fabrikasi 7nm.

Kinerja sistem grafiknya pun sangat mumpuni berkat GPU Qualcomm Adreno 640 sehingga mampu mendukung para pengguna menjalankan aplikasi-aplikasi berat secara bersamaan. Misalnya, ketika harus mengikuti zoom meeting, tapi harus menyelesaikan tugas di e-learning.

Untungnya, Xiaomi Pad 5 mendukung fitur split screen, di mana layar dapat dibagi untuk membuka dua aplikasi yang berbeda. Caranya mudah, cukup menekan aplikasi yang ingin dibuka pada floating menu, lalu pilih ikon dua persegi panjang. Setelah itu, pilih aplikasi lain yang ingin dibuka di sampingnya. Pengguna bisa memilih split screen secara horizontal maupun vertikal sesuai kebutuhan, dengan mengaktifkan menu rotasi.

Tampilan layar split screen secara vertikal

Tablet ini juga sangat mumpuni untuk mahasiswa jurusan desain yang memerlukan layar luas untuk keperluan menggambar secara digital. Selain luas, layar Xiaomi Pad 5 yang beresolusi WQHD (1600 x 2560 piksel) itu juga mendukung kedalaman warna 10 bit. Dengan demikian, desainer dapat lebih detail memilih warna untuk desainnya.

Tidak ketinggalan, layar Xiaomi Pad 5 didukung refresh rate 120Hz. Pengguna dapat mengaktifkan kemampuan ini di pengaturan layar. Terbukti, layar dapat dioperasikan dengan lancar ketika berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Dengan demikian, tablet ini menjadi perangkat multitasking untuk mahasiswa yang padat akan jadwal kuliah online dan tugas-tugas dari dosen.

Asyik dan nyaman temani anak belajar

Bukan hanya untuk mahasiswa, Xiaomi Pad 5 juga dapat difungsikan sebagai alat pembelajaran anak pra-sekolah lho. Lagi-lagi ini karena layarnya yang luas. Layar yang terlalu kecil dapat merusak mata, terutama anak-anak yang masih rentan. Melalui tablet, mata pengguna termasuk anak-anak akan lebih nyaman dalam menjalankan gim-gim edukasi.

Hadirnya mode 650 nit HighBrigntness juga memberikan fleksibilitas bagi anak yang suka mengeksplorasi tempat baru untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Mode ini mendukung Sunlight Display 3.0 yang memungkinkan layar dapat dilihat dengan jelas dan terang sekalipun di bawah terik sinar matahari. Jadi, meskipun sedang berwisata ke pantai atau tempat outdoor lainnya, anak masih bisa mengerjakan tugasnya lewat tablet di tengah-tengah aktivitas. Seperti gambar di bawah ini yang diambil tepat sekitar pukul 12 siang. Anak dapat dengan nyaman memainkan gim edukasi. Warnanya pun masih pekat dan terlihat jelas.

Gambar diambil sekitar pukul 12 siang

Meski demikian, ukuran layarnya yang besar ini mungkin membuat anak kesulitan untuk menggenggam tablet. Tapi ini tidak menjadi masalah karena penggunaan tablet atau perangkat elektronik lainnya pada anak memang harus didampingi oleh orang tua.

Daya baterai yang tahan lama

Cocok untuk aktivitas mahasiswa maupun anak pra-sekolah, Xiaomi Pad 5 dibekali kapasitas baterai 8720 mAh. Ini merupakan kapasitas baterai terbesar di kelasnya. Ditambah lagi, tablet ini didukung pengisian cepat 22,5 W. Dengan demikian, pengguna bisa memakainya sepanjang hari.

Kuliah daring menggunakan Zoom selama 1 jam, daya yang terkuras adalah 13%. Di samping itu meskipun daya baterai tersisa 1%,perangkat ini masih bisa digunakan untuk mengikuti kelas selama 4 menit 28 detik. Ditambah lagi, tablet akan memberikan notifikasi 30 detik sebelum perangkat mati. Tak perlu khawatir karena pengisian daya baterainya cukup cepat berkat dukungan teknologi fast charging 22,5 W.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia