Facebook klaim ujaran kebencian berkurang drastis

Facebook mengklaim penurunan prevalensi hampir 50% selama beberapa kuartal terakhir, dengan ujaran kebencian hanya menyumbang sekitar 0,05% dari konten yang dilihat penggunanya.

Facebook menyatakan secara drastis telah mengurangi jumlah ujaran kebencian yang dilihat pengguna selama tiga kuartal terakhir. Perusahaan berfokus pada prevalensi ujaran kebencian yang digambarkan sebagai konten yang benar-benar dilihat pengguna.

Dikutip dari SlashGear (18/10), Facebook mengklaim penurunan prevalensi hampir 50% selama beberapa kuartal terakhir. Ujaran kebencian hanya menyumbang sekitar 0,05% dari konten yang dilihat penggunanya. Ini berarti hanya sekitar 5 akun yang melihat untuk setiap 10.000 akun.

Perusahaan mengatakan secara proaktif menggunakan berbagai teknologi untuk mendeteksi konten bermasalah dan mengirimkannya ke verifikator atau yang mengulas konten tersebut, untuk kemudian dihapus.

Laporan ini datang dari VP of Integrity Facebook Guy Rosen yang secara khusus mengangkat berita terkait rilis konten yang bocor oleh The Wall Street Journal. Ia mengatakan, dokumen yang bocor tersebut digunakan untuk membuat teknologi yang akan memerangi ujaran kebencian.

“Kami tidak ingin melihat kebencian di platform kami, begitu pula pengguna atau pengiklan kami, dan kami transparan tentang pekerjaan kami untuk menghapusnya. Apa yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah bahwa pekerjaan integritas kami adalah perjalanan multi-tahun. Meskipun kami tidak akan pernah sempurna, tim kami terus bekerja untuk mengembangkan sistem kami, mengidentifikasi masalah, dan membangun solusi,” kata Rosen.

Ia menambahkan, prevalensi ujaran kebencian di platform adalah metrik yang paling penting. Rosen secara khusus menyebutkan ambang batas yang tinggi dalam menghapus konten secara otomatis.

“Jika tidak, kami berisiko membuat lebih banyak kesalahan pada konten yang terlihat seperti ujaran kebencian tetapi sebenarnya tidak, merugikan orang yang kami coba lindungi,” tambah Rosen.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia