Huawei punya penyimpanan energi terbesar di dunia

Huawei Digital Energy Technology baru saja didirikan pada 7 Juni 2021. Perusahaan ini dibangun dengan modal terdaftar sebesar RMB3 miliar (Rp6,6 triliun).

Baru-baru ini Huawei menggelar acara Global Digital Power Summit 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab, yang dihadiri peserta dari 67 negara. Acara ini bertujuan untuk menginspirasi tindakan kolektif demi mengembangkan masyarakat rendah karbon dan lebih pintar yang didukung oleh teknologi digital.

Pada gelaran ini, Huawei Digital Energy Technology dan Shandong Electric Power Construction (SEPCO3) berhasil menandatangani proyek penyimpanan energi Kota Baru Laut Merah. Huawei menyatakan bahwa kapasitas penyimpanan energi dari proyek tersebut mencapai 1300 MWh, yang sejauh ini merupakan proyek penyimpanan energi terbesar di dunia.

Dilansir dari Gizmochina (19/10), Proyek Penyimpanan Energi Kota Baru Laut Merah adalah salah satu bagian penting dari rencana Visi 2030 Saudi. Sebagai informasi, rencana itu merupakan kerangka strategis untuk mengurangi ketergantungan negara pada minyak, diversifikasi ekonomi, dan mengembangkan sektor pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi, dan pariwisata.

Pengembangan utama proyek ini adalah ACWA Power, dan kontraktor EPC adalah SEPCO3. Kota Baru Laut Merah, atau Neom, terletak di pantai Laut Merah dan Saudi bertujuan agar seluruh kebutuhan energi kota dipenuhi oleh sumber energi terbarukan saja.

Huawei Digital Energy Technology baru saja didirikan pada 7 Juni 2021. Perusahaan ini dibangun dengan modal terdaftar sebesar RMB3 miliar (Rp6,6 triliun) dan mempekerjakan Hu Houkun, Wakil Ketua Huawei sebagai perwakilan hukumnya.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia