Pembaruan macOS Monterey bikin error Mac lawas

Ada sejumlah keluhan dari pengguna di media sosial dan forum online yang mengklaim bahwa mereka bahkan tidak dapat menghidupkan perangkat.

Belum lama ini Apple meluncurkan pembaruan macOS 12 Monterey untuk perangkat Mac yang memenuhi syarat. Monterey sendiri pertama kali diungkapkan oleh perusahaan itu saat ajang WWDC 2021 pada Juni. Sejak itu, Apple telah menyempurnakan sistem dalam fase beta dan akhirnya merilis versi stabil pekan lalu.

Namun, bahkan setelah pengujian beta sistem operasi baru tersebut selama berbulan-bulan, ada masalah dengan macOS 12 Monterey stable build karena membuat Mac lawas tak berfungsi untuk beberapa pengguna, sehingga tidak dapat menggunakan Mac mereka.

Dilansir dari Gizmochina (2/11), ada sejumlah keluhan seperti itu dari pengguna di media sosial dan forum online yang mengklaim mereka bahkan tidak dapat menghidupkan perangkat, sehingga menjadi tidak berguna. Para pengguna tersebut mengatakan, ketika mereka mencoba untuk memperbarui perangkat Mac-nya ke macOS Monterey, layar perangkat menjadi kosong dan tidak menyala setelah itu.

Ini bukan pertama kalinya Apple menghadapi masalah ini dengan versi terbaru dari macOS yang dirilis untuk pengguna. Tahun lalu, dengan rilis macOS Big Sur, pengguna mengeluh tentang masalah serupa yang merusak model MacBook lawas.

Saat ini, tampaknya masalah terbaru tidak seluas macOS Big Sur tahun lalu, tetapi masih memengaruhi sejumlah pengguna. Masalahnya terbatas pada perangkat Mac yang berbasis Intel, terutama MacBook Pro, Mac Mini, dan iMac.

Apple saat ini sedang menguji macOS 12.1, tetapi pembaruan ini diperkirakan tidak akan dirilis selama beberapa minggu. Sementara itu, perusahaan dapat merilis pembaruan kecil untuk memperbaiki masalah itu, tetapi belum ada kabar apapun dari perusahaan. Dengan Apple mengacaukan pembaruan sistem operasi utama untuk kedua kalinya, pengguna Mac sekarang harus lebih berhati-hati dan menunggu beberapa saat sebelum memperbarui perangkat Mac lawas mereka.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia