Tak ada kenaikan harga produk

Palson Yi selaku Marketing Director realme Indonesia mengungkapkan tidak akan menaikkan harga produk di tengah keterbatasan chipset.

realme hari ini meluncurkan 3 smartphone sekaligus dan satu perangkat wearable, yaitu realme GT Neo 2, realme narzo 50A, narzo 50i, dan realme Band 2 dalam acara Neo Born Disruptor. Selain meluncurkan produk, Palson Yi selaku Marketing Director realme Indonesia juga mengungkapkan bagaimana strategi perusahaan di tengah keterbatasan chipset.

Seperti diketahui, hampir satu tahun terakhir ini industri teknologi dilanda keterbatasan chipset secara global. Hal ini memberikan dampak yang besar tidak hanya bagi produsen, tapi juga konsumen. Beberapa produk smartphone dibanderol lebih tinggi karena chipset yang semakin langka.

Meski demikian, Palson menjelaskan hal ini tidak memberikan dampak yang sama terhadap produk realme. Sebagai perusahaan yang menyasar kalangan muda, realme memutuskan untuk tidak menaikkan harga produk meskipun harga chipset kini meningkat.

“Setelah diskusi panjang, kami memutuskan untuk tidak menaikkan harga produk-produk kami hingga masa mendatang, dan kami akan mencoba untuk menurunkan biaya dengan mengoptimalkan efisiensi saluran, pemasaran, dan pengeluaran-pengeluaran lainnya yang akan kami coba untuk hilangkan, sehingga para realme Fans tetap dapat menikmati harga realme yang terjangkau dan stabil,” kata Palson dalam konferensi pers virtual (3/11).

Palson menambahkan, strategi baru akan dibantu oleh Madhav Seth – CEO realme India yang kini menjadi VP Business Unit International realme International – untuk memanfaatkan semua saluran yang dimiliki, sehingga dapat memaksimalkan ketersediaan produk.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia