Vaksin belum merata jadi alasan Sony pangkas produksi PS5

Bukan hanya dikarenakan kelangkaan chipset, namun belum meratanya vaksin di daerah yang memproduksi chipset untuk PlayStation 5 menjadi alasan pemangkasan produksi PS5.

Sebelum peluncuran PlayStation 5, Sony sempat berharap konsol generasi terbaru mereka dapat mengalahkan rekor penjualan tahun pertama dari PlayStation 4. Sebab, banyak gamer yang menantikan kehadiran konsol generasi terbaru itu.

Namun, dikarenakan pandemi yang terjadi saat peluncuran, Sony tidak dapat memproduksi cukup banyak PS5. Setahun kemudian, ternyata situasi ini tidak membaik untuk Sony dan konsol gaming tersebut.

Wccftech (12/11) menyebut, dalam sebuah laporan dari Bloomberg, Sony kembali mengalami masalah dalam produksi, karena kekurangan komponen yang terjadi secara global. Mereka memutuskan untuk menahan perkiraan produksi konsol mereka.

Saat ini Sony dikabarkan memangkas produksi dari 16 juta menjadi 15 juta perangkat. Dan hingga saat ini, mereka baru mencapai produksi sebesar 14,8 juta, yang masih dibawah ekspektasi.

Sselain memiliki permasalahan dengan suku cadang, salah satu alasan utama Sony mengalami kendala adalah terkait masalah internal. Sony juga memiliki masalah dengan logistik pengiriman.

Alasannya cukup sederhana, Sony mengatakan pemerataan vaksin di negara-negara tempat Sony membuat chip masih belum baik, sehingga mengalami kendala produksi dan pengiriman.

Seperti diketahui, selain Sony, semua produsen konsol lain seperti Nintendo, Microsoft, dan bahkan Valve – yang akan meluncurkan Steam Deck – turut menjadi korban. Kebanyakan dari mereka menurunkan jumlah produksi konsol, bahkan terpaksa menunda peluncuran konsol terbaru.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia