Munculnya Pasar Seni Gabusan Bantul, Bagi Pecinta Barang Vintage Wajib Mampir Nih !

Headlines.id – Pemerintah membuka pasar barang antik dan vintage Pasar Seni Gabusan (PSG) di Kepanewon, Kec. Sewon, Kab. Bantul, DI Yogyakarta.

Abdul Halim Muslih selaku Bupati Bantul, berharap pemukaan pasar tersebut bisa menarik kunjungan para wisatawan baik lokan maupun asing untuk berkunjung ke Bantul.

“Dengan Keberadaan pasar antic dan vintage, serta kolaborasi bersama para pelaku wisata dan penyedia jasa pariwisata, saya yakin PSG ini akan makin ramai dikungungi para wisatawan,” ujar Abdul.

Ia juga menuturkan bahwa Kab. Bantul ialah sentra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan industri kreatif dengan potensi pasar yang masih bisa terus berkembang.

Pasa Seni Gabusa menjual berbagai macam barang antickmulai dari mesin tik tua hingga furniture lawas yang seolah memawa pengunjung ke masa lalu.

Para pengunjung pun mudah menjangkau PSG karena berada di Jalan Parangtritis. Dan dengan mudahnya pengunjung mengenalinya karena terdapat PSG.

Irwan selaku anggota Komunitas Pasar Antik Yogyakarta (Kompakyo), menuturkan bahwa pasar antik dan vintage ini akan buka setiap hari.

“Total ada 68 stan, kios. Sehari-hari dibuka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam, kita tetap buka dan tetap konsisten dengan keberadaan kita di sini,” ujar Irwan.

Setiap minggu, Kompakyo akan melelang barang antik. Lalu, setiap bulan ada flea market atau event pasar loak.

Keberadaan PSG juga makin eksis, berkembang dan banyak pelaku usaha dan konsumen meminatinya.

“Ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bantul utamanya Dinas Perdagangan Kab. Bantul bersama para pelaku usaha telah menghasilkan suatu kerja yang positif,” ujar sang bupati.

Sementara itu, Enggar Surya Jatmiko selaku Ketua Komisi D DPRD Bantul, berharap pengunjung tetap menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Jangan sampai kerumunan menyebabkan klaster baru penularan Covid-19,” ujar Enggar.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia