Sony buat terobosan dalam teknologi sensor gambar bertumpuk

Sony mengatakan telah mengembangkan teknologi sensor gambar CMOS bertumpuk pertama di dunia dengan piksel transistor 2 lapis.

Sony adalah vendor sensor kamera terkemuka untuk ponsel. Banyak perusahaan yang lebih memilih perusahaan asal Jepang ini daripada pemain lain karena inovasi dan kemampuannya untuk memenuhi permintaan. Untuk mempertahankan posisinya, Sony dikenal sering membuat kemajuan. Baru-baru ini mereka mengumumkan terobosan baru dalam teknologi sensor gambar bertumpuk (stacked) pada IEEE International Electron Devices Meeting.

Sony mengatakan telah mengembangkan teknologi sensor gambar CMOS bertumpuk pertama di dunia dengan piksel transistor 2 lapis. Dengan kata lain, perusahaan tersebut telah meningkatkan teknologi sensor bertumpuk yang ada dengan membuat beberapa perubahan untuk mencapai performa yang lebih baik.

Dilansir dari Gizmochina (18/12), fotodioda dan transistor piksel dari sensor gambar CMOS konvensional menempati lapisan substrat yang sama. Sony telah membuat perubahan pada konfigurasi ini dengan menggunakan substrat piksel terpisah untuk fotodioda dan transistor piksel.

Perusahaan itu mengklaim bahwa teknologi sensor barunya menggandakan sinyal saturasi, yang pada gilirannya, memperluas jangkauan dinamis (dynamic range). Selain itu, karena ukuran transistor dapat ditingkatkan dengan teknologi ini, gangguan noise selama pemotretan kondisi gelap juga berkurang.

Sony juga menyatakan bahwa teknologi sensor gambar CMOS bertumpuk dengan piksel transistor 2 lapis meningkatkan sifat piksel pada ukuran saat ini dan juga lebih kecil. Ini menunjukkan bahwa perusahaan akhirnya dapat merilis sensor 100 MP+ miliknya sendiri seperti Samsung untuk memanfaatkan teknologi itu.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia