Taiwan izinkan TSMC buka pabrik di Jepang

Secara khusus proyek baru ini memiliki kerja sama TSMC dengan Sony Semiconductor Solutions Corporation (SSS) dalam bentuk usaha patungan.

Taiwan baru saja memberi TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.) lampu hijau untuk rencananya mendirikan pabrik chip baru di Jepang. Persetujuan itu diberikan oleh Komisi Investasi Taiwan awal pekan ini.

Komisi Investasi Kementerian Urusan Ekonomi menyatakan bahwa rencana pembuat chipset Taiwan tersebut disetujui karena kemampuan manufaktur semikonduktor perusahaan itu setidaknya masih satu generasi di depan para pesaingnya di Jepang, sebagaimana pernyataan dari TaiwanNews. Dengan kata lain, pembuat chip kontrak terbesar di dunia itu tidak menghadapi risiko terkait kebocoran teknologi proses chip kelas atas ke para pesaingnya.

Dilansir dari Gizmochina (22/12), secara khusus proyek baru ini memiliki kerja sama TSMC dengan Sony Semiconductor Solutions Corporation (SSS) dalam bentuk usaha patungan sebagai Japan Advanced Semiconductor Manufacturing (JASM). Situs chip ini akan berlokasi di Prefektur Kumamoto dan akan memproduksi chip berbasis proses 22nm dan 28nm yang digunakan dalam mikrokontroler dan sensor gambar. Artinya, chip yang diproduksi akan memiliki beragam aplikasi di industri seperti elektronik konsumen hingga mobil.

Sampai saat ini, belanja modal awal untuk fasilitas baru ini diperkirakan sekitar 195 miliar Dolar Taiwan (Rp100 triliun). Selain itu, proyek ini juga mendapat dukungan kuat dari pemerintah Jepang, yang saat ini juga sedang berusaha untuk memperkuat posisinya di semikonduktor. Dari modal awal yang disebutkan di atas, TSMC akan menginvestasikan sekitar USD2,12 miliar (Rp30,2 triliun), sementara SSS akan menginvestasikan sekitar USD500 juta (Rp7,1 triliun) dalam usaha patungan tersebut. Pembangunan bisnis ini direncanakan akan dimulai tahun depan dan diharapkan selesai sekitar tahun 2024.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia