Apple bagikan bonus Rp2,6 miliar agar insinyur tidak ke Meta

Sebagian besar insinyur menerima saham senilai USD80.000 (Rp1,1 miliar) hingga USD120.000 (Rp1,7 miliar), tetapi bonus tersebut bukanlah hadiah tanpa pamrih.

Persaingan di lembah silikon semakin ketat dengan raksasa teknologi berebut untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan berbakat. Dalam upaya terbarunya untuk mencapai hal yang sama, Apple telah mengeluarkan bonus saham yang tidak biasa dan signifikan kepada beberapa karyawan.

Apple memberikan beberapa bonus besar untuk memilih insinyur demi mencegah mereka pergi ke perusahaan pesaing seperti Meta (sebelumnya dikenal sebagai Facebook), sebagaimana laporan Bloomberg. Menurut laporan tersebut, insinyur terpilih dari desain silikon, pengembangan perangkat keras, dan pengembangan perangkat lunak serta operasi diberi tahu bahwa mereka akan menerima bonus saham yang berkisar antara USD50.000 (Rp713 juta) hingga USD180.000 (Rp2,6 miliar).

Dilansir dari Gizmochina (30/12), sebagian besar insinyur menerima saham senilai USD80.000 (Rp1,1 miliar) hingga USD120.000 (Rp1,7 miliar), tetapi bonus tersebut bukanlah hadiah tanpa pamrih. Ini karena bonus tersebut datang dalam bentuk unit saham terbatas yang diberikan selama 4 tahun, asalkan karyawan tetap bekerja di Apple dan tidak mengambil pekerjaan di perusahaan lain.

Laporan Bloomberg lebih lanjut mentatakan bahwa “Pembayaran bukan bagian dari paket kompensasi Apple normal, yang mencakup gaji pokok, unit saham, dan bonus tunai. Apple terkadang memberikan bonus uang tunai tambahan kepada karyawan, tetapi ukuran hibah saham terbaru ini tidak biasa dan mengejutkan. Bonus itu diberikan kepada sekitar 10% hingga 20% insinyur di divisi yang berlaku.

Apple telah memberi tahu manajernya bahwa bonus ini dapat diberikan kepada para insinyur sebagai pembayaran bonus untuk yang berkinerja tinggi. Setelah kehilangan lebih dari 100 karyawan ke Meta dalam beberapa bulan terakhir, langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan untuk menjaga raksasa teknologi itu agar tidak menyerah lagi pada Meta sebelum peluncuran headset AR mereka.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia